Selamat Datang

Sunday, April 15, 2012

SILAKAN BERIKLAN GRATIS

Untuk Anda yang mau beriklan usaha anda atau menawarkan produk/barang bisnis anda silahkan posting di sini...GRATIS

Wednesday, April 11, 2012

UPACARA ADAT MELEAB ( pembersihan padi )

Upacara adat MELEAB adalah suatu kegiatan yang dilakukan masyarakat petani sebagai tanda puncak kesyukuran kepada Tuhan YME atas keberhasilan panen padi...
arti sesungguhnya meleab adalah suatu Proses Pembersihan padi setelah dipanen. proses pembersihan padi yang dipanen itu diambil di dalam ibong (lumbung), kemudian di masukan kedalam taeng dan selanjutnya taeng yang berisi beras tersebut di bawah kemenara untuk di serahkan kepada yang bertugas di menara untuk di bersihkan dari kotoran kotoran yang tersisah dengan cara di terbangkan (dijatuhkan dari atas menara), apabila padi yang sudah di bersihkan masi ada sisa kotorannya yang di sebut KEAB maka akan di kipas lagi sampai bersih dengan menggunakan alat yang terbuat dari pelepah sagu, setelah padi bersih kemdian padi tersebut di masukan kedalam IBONG (tempat penyimpanan beras).

prosesi ini dihadiri oleh Ponggaba, tokoh-tokoh Adat, tokoh Agama dan Kepala Kampung, setelah proses pembersihan padi selesai kemudain di lanjutkan dengan Do'a Syukuran yang di pimpin imam kampung...

makanan tradisional yang disajikan dalam prosesi ini adalah :
1. Nasi ketan merah
2. Nasi ketan putih
3. sebutir telur burung maleo
5. lima butir telur ayam
6. nasi ketan yang di beri warna kuning
7. satu ekor ayam jantan yang berbulu merah, berkaki kuning

Sunday, April 1, 2012

SINOPSIS MUSIK KREASI “ SALAMATAN TAU PANGAE “ (Selamatan Para Nelayan) KABUPATEN TOLITOLI SULAWESI TENGAH


Etnis tolitoli, merupakan salah satu etnis yang berada di sulawesi tengah, dan mempunyai beragam tradisi yang tidak jauh berbeda dengan tradisi budaya yang berada di kabupaten lain di sulawesi tengah.
Musik yang dimainkan merupakan musik yang diangkat dari kebiasaan masyarakat tolitoli pada waktu menolak bala, dimana dibuatkan satu ritual atau upacara adat menurukan perahu yang dinamakan MAGANDURLAN BANGGA. sebelum menurunkan perahu tersebut Masyarakat tolitoli memainkan beberapa kesenian tradisi seperti Musik Kulintang, Rabana, Ey-Ey (nyanyian rakyat), Lelegesan atau

Kelompok Seni Loka Cipta Tolis

Penampilan LCT di Even Yogyakarta Gamelan Festival tahun 2009
Kelompok ini pada awalnya bernama kelompok seni pariwisata, dimana anggotanya lebih banyak di dominasi karyawan Dinas Kebudayaan & Pariwisata Binaan dari Bapak Drs. Ibrahim Saudah yg merupakan Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya pada waktu itu, seiring berjalannya waktu dari tahun 2004 - 2009 kelompok tersebut beberapa kali berganti personil setiap pentas di beberapa even seni budaya yg ada di sulawesi tengah maupun even-even nasional.

Pada tahun 2009 ketika kelompok seni ini tampil di Even Djogjakarta Gamelan Festival sekitar bulan Juli tahun 2009 maka nama Kelompok Seni Pariwisata di rubah menjadi Kelompok Seni Singgaian dibawah Binaan Bapak Hasan Dg Manippi yang merupakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Periode 2008 s/d 2010. kelompok seni ini sudah beberapa kali mengikuti even even seni yang ada di Sulawesi Tengah seperti Pekan Budaya Propinsi kemudian beberapa kali mengikuti even di tingkat nasional dan pada tahun 2011 kelompok seni ini berubah nama kembali menjadi Kelompok Seni LOKA CIPTA TOLIS.

Kelompok Seni LCT pada even Pekan Budaya Prop. Sulteng Tahun 2006 di Kab. Donggala
Even yang pernah di Ikuti Kelompok Seni ini di antaranya :
1. Pekan Budaya Propinsi (even tahunan sulteng) dari Tahun 2002 s/d sekarang )
2. Festival Danau Poso (even tahunan) Sulawesi Tengah
3. Sulawesi Expo 2007 Di JCC Jakarta Tahun 2007
4. Pementasan Musik Tradisional dalam rangka HUT RI Di Istana Negara Tahun 2007
5. Pementasan Musik di Nusa dua Fiesta Bali Tahun 2007
6. Pementasan Seni Di Taman Mini Indonesia Indah Tahun 2008
7. Djogjakarta Gamelan Festival di Djogjakarta Tahun 2009

Dan masih banyak kegiatan seni yang di adakan di lokalan Tolitoli sendiri yang di ikuti kelompok Seni ini.